busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:
Login

Don't You have account?

Sign Up

SP Facebook

;"kapan panitia C akan turun menertipkan perkebunan hak guna usaha perusahaan sari inti rakyat yang terindikasi terlantar";

Menganiaya Murid, Guru MIN Jadi Tersangka

BANDA ACEH - Penyidik Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, Sabtu (12/3) kemarin, memeriksa seorang oknum guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sukadamai, Efendi (30), karena memukul muridnya Azwar (10), hingga mengalami pebekuan darah di bagian bulir mata.

 

Menganiaya Murid, Guru MIN Jadi Tersangka
Kutaraja. Sun, Mar 13th 2011, 09:30

BANDA ACEH - Penyidik Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, Sabtu (12/3) kemarin, memeriksa seorang oknum guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sukadamai, Efendi (30), karena memukul muridnya Azwar (10), hingga mengalami pebekuan darah di bagian bulir mata. Penyidik juga sudah menetapkan Efendi sebgai tersangka dalam kasus penganiayaan tersebut.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Drs Armensyah Thay melalui Kasat Reskrim AKP Isharyadi F SIK menyebutkan, pihaknya sudah memintai keterangan Efendi. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil visum yang menguatkan penganiayaan itu, Efendi secara resmi ditetapkan sebagai tersangka pascamenjalani pemeriksaan. Namun, tersangka tidak ditahan.

“Tidak semua tersangka harus ditahan, sejauh dia tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti serta siap dipanggil kapan pun untuk dimintai keterangannya. Terkait proses perkaranya tetap dilanjutkan, meski dia tidak ditahan,” kata Isharyadi yang dihubungi Serambi, Sabtu (13/3).

Kekerasan yang menimpa Azwar, murid kelas 5 MIN Sukadamai itu terjadi Kamis 3 Februari 2011, sekitar pukul 10.30 WIB. Halimah (40), ibu kandung Azwar yang ditanyai Serambi, Jumat (11/3) lalu, menuturkan kasus itu langsung ia laporkan ke Polresta pada hari kejadian.

Halimah mengaku tak bisa menerima perbuatan oknum guru itu terhadap anaknya. Ia meminta penegak hukum menjatuhkan ganjaran sesuai dengan apa yang telah dilakukannya. “Tidak ada orangtua yang bisa terima anaknya diperlakukan begitu. Apa karena saya orang miskin, anak saya diperlakukan seenaknya. Saya minta guru itu mendapat ganjaran yang pantas dengan perbuatannya,” pinta Halimah.

Menurutnya, pemukulan itu berawal saat bola kasti milik anaknya diambil oleh teman-temannya saat jam istirahat, dan Azwar tidak mengetahui bola kastinya telah diambil. Lalu, teman-temannya itu bermain dengan bola tersebut hingga mengenai seorang murid perempuan, sampai murid itu menangis.

Kemudian, sambung Halimah, guru mencari tahu bola itu milik siapa. Setelah tahu bola itu milik Azwar, guru tersebut langsung menampar Azwar hingga mengalami memar. Azwar menangis di dalam kelas tapi tidak dihiraukan oleh guru yang menamparnya itu.

Pemukulan itu, kata Halimah lagi, akhirnya diketahui seorang guru bernama Hj Handayani, yang masuk jam pelajaran berikutnya. Karena melihat Azwar terus menangis, ibu guru itu bertanya pada Azwar. Azwar menjawab, ia ditampar oleh gurunya. “Ibu itu langsung mengadukan ke bagian sekolah dan memanggil saya. Yang Buat saya sedih, sampai saat ini tidak ada inisiatif sekolah untuk membawa anak saya ke dokter. Padahal mereka tahu ada luka dan memar di bagian pipi anak saya,” pungkas Halimah.(mir)
http://aceh.tribunnews.com/news/view/51405/menganiaya-murid-guru-min-jadi-tersangka

 





Tamu GSF

Kami memiliki 35 Tamu online

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1113
mod_vvisit_counterYesterday1563
mod_vvisit_counterThis week4119
mod_vvisit_counterLast week8442
mod_vvisit_counterThis month18815
mod_vvisit_counterLast month36234
mod_vvisit_counterAll days1449499

Online (20 minutes ago): 23
Your IP: 54.161.166.171
,
Today: Sep 16, 2014
Translate Web Ke Bahasa :